Artikel ini mengeksplorasi peran edge computing dalam kota pintar modern, mencakup model arsitektur, teknologi utama seperti 5G dan MEC, tantangan implementasi, pertimbangan keamanan, dan tren masa depan menuju layanan perkotaan otonom.
Komputasi edge dengan cepat menjadi tulang punggung ekosistem IoT modern, terutama dalam proyek kota pintar di mana analitik real-time, latensi rendah, dan privasi data sangat penting. Artikel ini meneliti dasar teknis, pola penyebaran, dan tren masa depan yang mendorong pergeseran dari awan terpusat ke node edge terdistribusi.
Komputasi edge membawa daya pemrosesan lebih dekat ke perangkat, menurunkan latensi, meningkatkan privasi, dan memungkinkan analitik waktu nyata untuk ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Artikel ini meneliti peran komputasi edge dalam pengembangan kota pintar, mencakup model arsitektur, manfaat latensi, kekhawatiran keamanan, dan tren masa depan.
Komputasi edge terdesentralisasi sedang mengubah cara kota mengelola data, layanan, dan sumber daya. Dengan mendekatkan komputasi ke sensor dan pengguna, lingkungan perkotaan memperoleh latensi lebih rendah, keandalan lebih tinggi, dan penggunaan bandwidth yang lebih efisien, membuka jalan bagi transportasi yang lebih pintar, keamanan publik yang responsif, dan pengelolaan energi berkelanjutan.