Artikel ini mengeksplorasi peran edge computing dalam kota pintar modern, mencakup model arsitektur, teknologi utama seperti 5G dan MEC, tantangan implementasi, pertimbangan keamanan, dan tren masa depan menuju layanan perkotaan otonom.
Artikel ini meneliti peran komputasi edge dalam pengembangan kota pintar, mencakup model arsitektur, manfaat latensi, kekhawatiran keamanan, dan tren masa depan.
Komputasi edge terdesentralisasi sedang mengubah cara kota mengelola data, layanan, dan sumber daya. Dengan mendekatkan komputasi ke sensor dan pengguna, lingkungan perkotaan memperoleh latensi lebih rendah, keandalan lebih tinggi, dan penggunaan bandwidth yang lebih efisien, membuka jalan bagi transportasi yang lebih pintar, keamanan publik yang responsif, dan pengelolaan energi berkelanjutan.
Komputasi tepi terdesentralisasi memindahkan pemrosesan lebih dekat ke sumber data, mengurangi latensi, menurunkan biaya bandwidth, dan meningkatkan privasi. Artikel ini menelaah faktor‑faktor teknis, model arsitektur, implikasi keamanan, dan penerapan dunia nyata yang mendefinisikan lanskap tepi tahun 2025.
Artikel ini membahas konvergensi antara komputasi edge dan IoT industri (IIoT), menguraikan komponen arsitektural inti, kasus penggunaan yang kritis terhadap keterlambatan, pertimbangan keamanan, dan pola penyebaran praktis. Pembaca akan mendapatkan peta jalan untuk menerapkan solusi edge yang tangguh dan real‑time di lingkungan manufaktur, energi, dan logistik.