Edge computing membawa daya pemrosesan lebih dekat ke sensor lalu lintas, memungkinkan keputusan instan pada penjadwalan sinyal, peringatan kemacetan, dan rute darurat. Artikel ini mengeksplorasi arsitektur, manfaat, tantangan, dan penerapan dunia nyata yang sedang mengubah mobilitas perkotaan.
Artikel ini mengkaji pergeseran menuju transportasi perkotaan berkelanjutan, mencakup perencanaan multimodal, tuas kebijakan, integrasi teknologi, dan studi kasus dunia nyata yang menunjukkan bagaimana kota dapat mengurangi emisi, meningkatkan aksesibilitas, dan menciptakan ekosistem mobilitas yang tangguh.
Artikel ini mengkaji peran komputasi edge terdistribusi dalam transportasi perkotaan modern. Artikel menjelaskan pola arsitektur, strategi penyebaran, pertimbangan keamanan, dan metrik kinerja yang memungkinkan manajemen lalu lintas real‑time, pemeliharaan prediktif, dan layanan berorientasi penumpang sambil mengurangi latensi serta biaya bandwidth.