Digital twin adalah replika virtual dari lingkungan perkotaan fisik yang memungkinkan perencana menguji skenario, mengurangi biaya, dan meningkatkan kualitas hidup. Artikel ini membahas komponen inti teknologi, studi kasus dunia nyata, dan langkah praktis bagi pemerintah daerah yang siap mengadopsi strategi digital twin.
Edge computing mengubah cara kota mengelola lalu lintas, energi, keselamatan publik, dan layanan warga. Dengan memproses data dekat dengan sumbernya, infrastruktur perkotaan memperoleh respons dalam hitungan milidetik, biaya bandwidth yang lebih rendah, dan privasi yang lebih terjaga, menjadikan visi kota benar‑benar cerdas menjadi kenyataan.
Edge computing menjadi tulang punggung kota pintar modern, menyediakan pemrosesan latensi rendah untuk miliaran perangkat terhubung. Artikel ini menguraikan arsitektur, teknologi utama seperti MEC, SDN, dan NFV, penerapan dunia nyata, serta tantangan yang harus diatasi perencana untuk mewujudkan lingkungan perkotaan yang benar‑responsif.
Artikel ini mengkaji peran komputasi edge terdistribusi dalam transportasi perkotaan modern. Artikel menjelaskan pola arsitektur, strategi penyebaran, pertimbangan keamanan, dan metrik kinerja yang memungkinkan manajemen lalu lintas real‑time, pemeliharaan prediktif, dan layanan berorientasi penumpang sambil mengurangi latensi serta biaya bandwidth.